Powerbank Penumpang WNA China Terbakar di Pesawat Batik Air, Penerbangan Nyaris Berujung Petaka
Penerbangan Batik Air ID6143 rute Ujung Pandang-Jakarta mengalami insiden saat sebuah powerbank milik penumpang WNA China diduga korsleting dan terbakar sekitar 20–30 menit setelah lepas landas. Awak kabin berhasil mengendalikan situasi.


Indo Green - Penerbangan Batik Air dengan nomor ID6143 rute Ujung Pandang-Jakarta dilaporkan mengalami insiden setelah sebuah powerbank milik penumpang warga negara asing (WNA) asal China diduga mengalami korsleting dan terbakar di dalam kabin pesawat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar 20 hingga 30 menit setelah pesawat lepas landas. Berdasarkan informasi yang beredar, powerbank digunakan oleh penumpang yang duduk di kursi 21E untuk mengisi daya telepon genggam, meski terdapat aturan yang melarang penggunaan perangkat tersebut selama penerbangan.
Powerbank tersebut kemudian diduga mengalami korsleting hingga mengeluarkan api, sehingga memicu kepanikan di antara para penumpang.
Awak Kabin Berhasil Kendalikan Situasi
Meski sempat membuat suasana di dalam kabin mencekam, awak kabin Batik Air bergerak cepat menangani insiden tersebut. Dengan prosedur keselamatan yang diterapkan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.
Sejumlah penumpang mengapresiasi sikap tenang dan profesional awak kabin dalam menangani keadaan darurat tersebut sehingga situasi dapat segera kembali kondusif.
Hingga informasi ini beredar, belum ada laporan mengenai korban luka maupun kerusakan serius akibat insiden tersebut. Pihak maskapai juga belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kebakaran maupun tindak lanjut terhadap penumpang yang diduga mengabaikan aturan penggunaan powerbank di dalam pesawat.
Apakah Anda menyukai artikel ini?
Berikan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme independen dan artikel berkualitas.
Ditulis oleh
Romadhon Al Fikr
Jurnalis & kontributor Indo Green